Sabtu, 31 Januari 2009

TEORI KEPRIBADIAN SIGMUND FREUD

MENGENAL FREUD


Sigmund freud lahir tanggal 6 Mei 1856 di kota kecil Freiberg, wilayah Moravia, Ayahnya adalah seorang pedagang wool dengan pikiran maju dan rasa humor yang baik. Ibunya seorang wanita yang aktif dan merupakan istri kedua bapaknya dengan usia 20 tahun lebih muda. Ibunya melahirkan anak pertama pada usia 21 tahun, yaitu Sigmund. Sigmund punya dua orang saudara seayah yang lebih tua darinya dan enam saudara sekandung. Waktu dia berusia 4 atau 5 tahun, keluarganya pindah ke Wina di mana dia menghabiskan sebagian besar hidupnya.


Gerald Corey dalam "Theory and Practice of Counseling and Psychotherapy" menjelaskan bahwa dalam hidupnya, ia ditempa oleh seorang ayah yang sangat otoriter dan dengan uang yang sangat terbatas, sehingga keluarganya terpaksa hidup berdesakan di sebuah apartemen yang sangat sempit, namun demikian orang tuanya tetap berusaha untuk memberikan motivasi terhadap kapasitas intelektual yang tampak jelas dimiliki anak-anaknya.


Sebagai anak yang cerdas dan selalu mendapat nilai tertinggi di kelasnya, Freud melanjutkan pendidikan ke sekolah kedokteran, salah satu pilihan bergengsi bagi anak-anak Yahudi yang pintar di Wina kala itu. Semasa kuliah, dia terlibat dalam berbagai penelitian di bawah arahan profesor fisiologi bernamaErnst Brucke. Brucke meyakini sebuah konsep yang kemudian sangat populer, kalau bukan radikal, sebuah konsep yang kita kenal saat ini dengan reduksionisme:"tidak ada kekuatan lain yang aktif di dalam organisme yang hidup selain kekuatan fisikal-kimiawi". Selama bertahun-tahun, Freud juga berusaha "mereduksi" kepribadian menjadi neurologi, walaupun dia akhirnya menyerah dengan usahanya ini.


Sebagian besar hidup Freud diabdikan untuk memformulasikan dan mengembangkan tentang teori psikoanalisisnya. uniknya, saat ini sedang mengalami problem emosional yang sangat berat adalah saat kretifitasnya muncul. Pada umur paro pertama empat puluhan, ia banyak mengalami bermacam-macam psikomatik, juga rasa nyeri akan datangnya maut dan fobi-fobi lain. DEngan mengeksplorasi makna mimpi-mimpinya sendiri, ia mendapat pemahaman tentang dinamika perkembangan kepribadian seseorang.


sigmund Freud dikenal juga sebagai tokoh yang kreatif dan produktif. Ia juga menghabiskan waktunya 18 jam sehari untuk menulis karya-karyanya, dan karya tersebut terkumpul sampai 24 jilid. Bahkan ia tetap produktif pada usia senja. Karena karya dan produktifitasnya itu, Freud dikenal bukan hanya sebagai pencetus psikoanalisis yang mencuatkan namanya sebagai intelektual, tapi juga telah meletakkkan teknik baru untuk bisa memahami perilaku manusia. Hasil usahanya itu adalah sebuah teori kepribadian dan psikoterapi yang sangat komprehensif di bandingkan dengan teori serupa yang pernah dikembangkan.


Freud sangat saksama dalam melakukan riset. Fokus utamanya adalah neurofisiologi, bahkan dia pernah mencoba menciptakan tehnik khusus untuk merangsang sel otak. Brucke juga membantu dia mendapatkan kesempatan melanjutkan pendidikannya, pertama dengan psikiatris terkenal Charcot di Paris, kemudian dengan lawan Brucke sendiri, Bernheim di Nancy. Kedua ahli ini sama-sma sedang menyelidiki metode hipnotis untuk pengidap histeria.


Setelah beberapa lama membuka praktik neurologi dan direktur sebuah taman kanak-kanak di Berlin, dia kembali ke Wina dan menikah dengan Martha Bernays yang telah bertunangan dengannya beberapa tahun sebelumnya. Di sini dia mulai membuka praktik neuropsikiatri dengan bantuan Joseph Breuer.


Buku-buku dan kuliah-kuliah Freud membuat dia tersisihkan dari arus utama kalangan kedokteran waktu itu. Dia hanya memiliki beberapa kolega yang bersimpati padanya yang kemudian menjadi inti dari perkembangan psikoanalisis. Sayangnya, dia punya sifat menolak orang-orang yang tidak sepenuhnya sepakat dengan pendapatnya. Ada yang menganggap ini harus dipisahkan dari prinsip persahabatan yang dia pakai, ada pula yang tidak menganggapnya demikian dan terus bersaing dengannya dalam hal pemikiran.


Dalam dunia pendidikan pada masa itu, Sigmund Freud belum seberapa populer. Menurut A. Supratika, nama Freud baru dikenal pertama kalinya dalam kalangan psikologi akademis pada tahun 1909, ketika ia diundang oleh G. Stanley Hall, seorang sarjana Psikologi Amerika, untuk memberikan serangkaian kuliah di universitas Clark di Worcester, Massachusetts. Pengaruh Freud di lingkungan psikologi baru terasa sekitar tahun 1930-an. Akan tetapi Asosiasi Psikoanalisis Internasional sudah terbentuk tahun 1910, begitu juga dengan lembaga pendidikan psikoanalisis sudah didirikan di banyak negara.


Freud pindah ke Inggris sesaat sebelum Perang Dunia II pecah, karena Wina sudah tidak aman lagi bagi orang Yahudi, khususnya yang terkenal seperti Freud. Tidak lama setelah itu, dia meninggal di London pada tanggal 23 september 1939 karena kanker mulut dan rahang yang telah diidapnya selama lebih kurang 20 tahun.


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar